Monday, August 21, 2023

INIKAH PENYEBAB KEKISRUHAN DALAM TUBUH PWRI SETELAH MUNAS

 

PAKE RIBUT RIBUT SEGALA NGAPAIN SICH .... tanya kawan 


TULISAN INI SAYA  maksudkan sekedar membantu menambhkn sedikit informasi dengan harapoan  bahwa dengan lengkapnya iformasi kita bisa berfikir agak kritis dan dengan demikian maka kitapun akan berpeluang untuk bersikap lebih adil. kebiasaan dan kecenderungan bersikap adil itu menhantar kita untuk selalu bersikap adil dalam segala persoalan.  Tulisan ini siftnya hanya tambahan informasi saja, munglin masih ada kemungkinan kita masih bisa mendapatkan informasi yng lainnya. Dan bisa jadi lebihmenarik u ntuk disimak


SELAIN  menyajikan tulisa saya juga menyjikn gmbr tetapi dari segi  tata letak ini membutuhkan keterampilan sendiri  dalam memilahnya, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini  tetapi saya berharap tidak terlalu lma hal ini segera dipahami dan gangguan diatasi .... maksih.

Beberapa orang berasal dari Pengurus PWRI Tingkat Provinsi konon diundang untuk datang ke PWRI Pusat Jakarta, mereka dikumpulkan untuk merancang Materi Sudang Musyawarah Pusat PWRI. Sehingga nanti pada saat Munas jalannya sdidag kon agar tidak bertele tele. Pertemuan pawa wakil itu dianggap Prakmunas, tetapi yang lebih Penting Mempertajam Munas Munas karena Munas kali ini seklipun dalam bayang bayang Covit Tetapi justeru akan diwarni beberapa Pembaharuan, seja;lan dengan telah berubah sejumlah hal yang terkauit dengan Pensiunan, sehingga PWRI memng elayaknya  mampu mengantisipasi banyak Perubahan. 

Semula Pimpi9nan PWRI PUSAT mengumumkan bahwa untuk menantisipasi Covid yang belum sepenuhnya dirasakan Reda, Maka Syara Utusan Tingkat Kabupaten dan Kota, Hak Suaranya dapat dieakili Oleh Pengurus  Provinsi. Sehingga secara terburu buru Dibuatkan Surat Tugas dari Utuysan Cabang untuk diwakili oleh Pengurus Provinsi.  Sayang sekali Kebijakan ini tiba tiba berubah yang diberitahukan Oleh Penguirus Pusat diserima Sehari Sebelum Munas dimulai. 

Demikian juga Kumpulan Kewsepapakatan Kesepakatan Penting Hasil  Pramunas dengan Beberapoa hari Pengurus Pusat Mengumpulkan para Utusan Provinsi untuik merumuskan Pemikiran yang berisikan berbagai Pembaharuan ternyata oleh Para Pimpinan Munas rumusn itu sepertinya yidak tergubris. Dan Ketua PWRI Lampung yang ditunjuk Sebgai Anggota  Pimpinan idng Ternyata sama sekali tak difungsikan Hingga Munas dinyatakan Selesai Oleh Pimpinan Sidang yang bertugas. 

Akibatnya pada saat Acara Penutupan Munas dan ketika W@akil Peserta Munas dipersilakan mewakili Peserta Munas, Sang Wakil Menyatakan  'Kami tidk Menerima Kepuitusan Munas Dan Kami Menuntut diselenggarakan Munas Ulang".  Lalu disambut dengan teriakan Pengurus Tingkat Provinsi Berterika Terik  Kami Menolak Hasil Munas dan Menuntut Munas Harus dioselenhggarkan Ulang., 

Tetapi Munas tetp dinyatakan Syah Oleh Pimpinan Sidang. Belasa Penguruis masing masing Mewakili Provinsi, tak dihiraukan Oleh Pimpinan Sidang. Penolak Hasil Sidang Mencapai Jumlah 20 Provinsi Kenang kenangan ini saya yakini sangat memalukan sekali. Tetapi sepedih apapun sebuh catatan hidup atau sebuah sejarah tetap saja akan menjadi besar manfaatnya bila mampu kita jadi pelajaran bersama. 


 

Ketika Tim Lampung pulang dari Munas, semua Kabuaten dilapori perihal apa yang dialami pada saat Munas  dan Para Utusan itu menyatakan siap mempertanggungjawabkan sikap yang dimbil Para Utusan Lampung. Di luar dugaan Ternyata  Semua Wakil Dari Kabupaten se Lampung menyatakan mendukung Sikap yng diambil oleh Para Utusan. Walaupun pada saat itu hanya sebagian saja Utusan Kabupaten dan OPI yang hadiri, tetapi pada saat itu juga relah dipoutuyskan  untuk menyelenggarakan pertemun yang lebih luas dan lengkap. Pad saat itu Lampung tegah sip untuk menjadi Tuan rumah dan memfasilitasi tereselnggaranya pertemuan itu. 

Semua wakil dari Kabupaten dn OPI yang hadir  membulatkan kesepakatan dan dukungan bahwa Lampung bersikap tiodak  menerima Hasil Kepuituisan Munas PWRI pada saat itu. Dan meminta kepada Pak Lukman dan Kawan Kawan melnjutkan Perjuangn dan menyelenggarakan Pertemuan Tuingkat Nasional guna lebih membulatkan tekad. Dan di luar dugaan  ternyata Perjuangn PWRI Lampung bersama kawan kawan Provinsi lainnya, yang dikecewakan oleh Para Pimpinan Sidang saat Munas. Para pimpinan suiadang itu seperti tak menghargai hsil rumusan yang dirumuskan bersama pada saat Pramunas, dan seperti Sengaja Pak Lukman dari Lampung yang sebenarnya juga ditunjuk dn dipili sebagai Salah Satu Anggota Pimpinan Sidang ternyata tak diberikan waktu  mententuk Palu sidang. Berdasarkan rekomendasi kawan kawan Pengurus Kabupaten se Lampung itulah Pak Lukman dan kawn kawan ergerilya. Sehingga dukungan Perjuangn utusn Lampung dn kawan kawn dari Proivinsi lainny itui mendapat dukungan setidaknya dari 22 Provinsi. 


 

Dengan segala kemulyaan dan tanggungjawab ini semua diolaksaanakan dan akan disampaikan Pada saat Musprov PWRI Lampung dirancang untuk berjalan secara  "Damai"  Penguirtus akan melaksankan  Muisprov dan menyerahkan Hasilnya kepada Peserta Murpro. Dengan catatan kelak manakjla banyak kawan kawan yang merasa lebih nyaman di PWRI akan dipersilakan melanjutkannya, sedang mereka yang sejalan untu melaksanakan berbagai pembaharuan juga akan diajak menyeragmkan langkah dan kedua pendapatkan itu akan sngat dihormati, karena memang dibutuhkan  waktu untuk bisa memahami Makna Perjuangan yang selama ini dilaksnakan. 

Sayang sekali ternuyata ada pihak yang tidk mampu mencerna Perjuangan mereka sehingga  mereka terburu buru mengambil kesempatan, dan berjalan melalui jaluru perbedaan yang mereka tempuh, walaupun dengan resiku untuk meningglkan rasa luka dihati dan lebih dari itu. yaitu harus menanggung segala cibiran, yang sejatinya adalah sangat mungkin bisa dihindari  Wallohu A'lam bishowa.

(Fachruddin Pensiunan Pendidik)


Thursday, August 10, 2023

TAK SEINDAH WAJAH OLEH FACHRUDDIN

 NYNYI  bagiku hanya sekedar selingan iseng saja Koq ... aku juga Tahu diri  karena sebagin dari kawan kawan yang kenal padaku dan sering kukirimi laguku, maka sebagiannya diterima dengan segala nespata, Mereka bukan Gembisa tetapi justeru tersiksa. Tapi jangan kuatir caranya gampang aja Koq ... kalo dak suka tinggak di skip saja ... selesai. Suarapum akan hilang. Tak berbekas. 

Tapi jika ada yang senang denar suaraku ... maka itu luar biasa ... tapi ... jangan jangan memang dak suka lagu ... ya ?   Atau memang tak soal lagu bagus ata jelek ,,, suarapun gak karuan    Karena persahabatan melebihi segalanta ...  tetap saja dengar walau seklas .... makasih sahabat ... makasih.   Hehehe  ...



Wednesday, August 9, 2023

INI BUKAN LELUCON ... TAPI AQYU INGIN SERIUS KOQ ...

KLARIVIKASI 

MOHON IJIN saya  tergerak ingin tampil di forum ini tetapi dengan kesepakatan bahwa apa yang saya tinggalkan ini akan bermanfaat ataulah sia sia dan bahkan sesuatu yang sama sekali tidak perlu, karena hal ini saya sadar ini sangat tergantung kepada siapa yang menetapkan posisinya dalam melihat. 

Sayapun akan jamin tulisan ini tidak akan lengkap sesuai dengan kebutuhan minimal karena saya tak sepenuhnya berhasil  menggunakan kaidah kaidah jurnalistik, sehingga saya mempersilakan ditambah saja bila kurng dan kurangi saja bila dinilai lebij. 

Saya ingin mengatakan  bahwa kita bisa mendapatkan yang baik  manakala memiliki kesamaan dlam bersikap  dan tentu saja saling memaafkan jiuka terdapat kekurangabn,  kekurangan dan bahkan ketidak tepatan dalam menulis, Fachruddin


Hari hari ini PWERI Lampung di bawah Kepemimpinan  Pak Lukman Hakim, beliau adalah Mantan Walikota Metro.  Ada sesuatu yang agak aneh yaitu kebiasaan  beliau setiap kali menghadiri Rapat Resmi PWRI  beliau biasanya selalu mengenakan  Baju Seragam PWRI.  Ternyata hari itu tidak menngenakan Pakaian Seragam seperti tampilan biasanya ketika beliau hadir dalam acara acara rapat yang beliau selenggarakan. 

Saya sebenarnya sih tideak terlalu ingin mempersoalkan kebiasaan Pak Lukman yang satu ini, tetapi saya lebih ingin menanyakan bagaimana Persiapan PWRI Lampung yang hanya menghitung hari untuk pelaksanaan Musyawarah Provinsi PWRI Lampung (Musprov)

Memang sich ada sedikit gangguan dan keinginan bertanya, tetapi saya fokor saya lebih suka Jika {ak Lukman  bercerita tentang persiapan Pramusprov.  Karena memang ada sesuatu yang harus dilakukan oleh beliau sebagai Ketua PWRI Lampung. Karena ini adalah tugas berat beliau, yang harus beliau laksanakan, dan harus juga kita bantu bersama sama. Karena apapun yng dapat dicapai akan sangat besar arinya untuk keberhasilan dan kegagaln PWRI menjcapi kesempurnaan Organisasi yang memang sudah terlambat di garap. Itu semua akan akan kita bebankan dipundk beliau. 


Strategi yang semula ingin dicapai adalah dengan melampawi Pramunas  terlebih dahulu nanti bila masing masing mantap dengan keyakinan tentang apa yang harus dicapai PWRI baru akan dilksanakan Munas. Sedapat mungkin dalam sehari itu Pramunas mampu mencapai itik pemukatan sehingga nantinya Munscab bisa dilaksanakan hanya sehari saja, atau setengah hari, dan kalaupun banyak anggota yang masih menghendaki  ditunjuknya kembali PWRI Lampung, mka inspirasi mempertahankan Pengurus PWRI Lampung itu haruslah terfasilitasi.  Itu yang kita dengan dari ucapan Dr. Ir. Anshori Djausal. Kata beliau secara serius. Kita tunggu dengan layanan dan pejelasan secara maksimal, mengapa Ikatan Pensiunan ini harus kita bentuk. Dan Kenapa PWRI  kehilangan waktu dan kehilangan momen untuk membuat PWRI itu Mennjadi Organisasi yang Modern. Tentu banyak sekali hal hal yang bisa kita kuak nanti pada saatnya, mengapa Organisasi PWRI itu menjadi gagal total untuk membangun Organisasi Pensiunan yang menyatu. 

Andaikan saja Pengurus PWRI Lampung benar benar kita berikan kesempatan untuk menyelenggarakan MUSROV seperti yang direncanakan. semula. yang pelaksanaannya tinggal menghitung hari. Termasuk masaklah keuanganpun telah disiapkan, karena karena memang jumlah dana yang dimiliki PWRI Lampung memang sangat minus, dan atas kesepakatan beberapa orang, Musrov akan diselenggarakan, karena tradisi kekurngan dana adalah rahasia umum, itulah sebabnya maka setiap kali akan menyelenggarakan MUSPROF maka perkara calon Ketua itu harus sudah vinal sebelumnya. 

Keamatiran yang kita lakukan akan nampak dari ketidakmampuan atau bahkan kergu raguan mereka yang tercantum namanya dalam Kepengurusan yang ganti bergabti dalam dalam waktu yang sesingkat singkatnya, karena mereka yang ditunjuk secara amatiranpun sesungguhnya akan merasa malu hati, jangankan untuk melksanakan tugas, untuk menduduki jabatan itupun hampir dapat dipastikan akan selalu dihantui oleh rasa malu yang tak terhingga. Apalagi ini adalah organisasi  Pensiunan, serasa inilah sesuatu yang akan kita persembahkan di akhir hayat. 

 

Untuk menghindari bicara terlalu banyak tentang akibat, maka terasa kurang adil kalau kita  bersegera membicarakan apkah gerangan sebenarnya yang menjadi Penyebab. Kita harus adil untuk membicarakan secara seimbang antara Sebab dan Akibat. Tulisan ini hanya sdebatas apa yang mampu saya tangkap tampa usaha klarifikasi dan pendalaman terhadap info yng saya dapatkan, mungkin saja saya memiliki info yang lebih lengkp merata walaupun akan sulit  mengungkap kelengkapan antara Sebab dan Akibat dimaksud.  

Setidak tidaknya dari Pak Iwan Syafri dan Pak Jefery Sapulausa yang setiap kali diminta tentang laporannya terkait hasil Mumas PWRI di Jakarta, maka saya mulai berani mereka reka simpul akhir dari apa yang dilakukan. dialami dan dihasilkan mereka mulai dari Kegiatan Pra Munas, hingga hasil akhir Munas yang mengecewakan itu. Kita menjadi yakin akan kebenaran apa yang dilaporkan oleh keduanya, dan sebagian sebagian juga ada ditimpali oleh Bunda Sri Wardani selaku Ketua Kerta Lampung.

Tetapi bukan hanya itu alasan mengapa saya secara Pribadi meyakini kebenaran apa yang dilaporkan oleh Pak Iwan Syafri, Pak Jefery Sapulausa dan Ibu Sri Wartdani. Karena itu semua dibenarkan  oleh Pak Lukman  yang memimpin Tim Lampung dalam  Acara Munas PWRI muingkin besarnya  Tim ini sekitar sepuluh orang 


Pak Iwan itu kita kasih kepercayaan Untuk ikut dalam Pertemuan Pramunas, Pertemuan Pramunas dalam Bayang Bayang  Covid . Pada suatu hari Pak Iwan  berkata kepada saya. Pak Fachruddin Ikut Pertemuan Pramunas, mau gak, kita akan mengoinsep langkah langkah pembaharuan PWRI.  Kalimat ajakan ini diucapkan dalam beberapa tahap (kali) dn terus terang setelah beberapa kali kesempatan Beliau bicara tentang itu, baru saya bisa mengira ira, apa sih sebenarnya Missi Pak Iwqn dan kawan kawan itu sebenarnya sedang merancang rumusan apa di Sesi 

Dari pembicaraan  yng sempat saya catat, dan pembicaraan itu ada dalam berbagai kesempatan dan dan diikuti oleh sejumlah orang  dan tak tertutup juga ganti berganti. Semanghat yang saya tanghkap bahwa sebaiknya PWRI itu menjadi pelopor Pemersatu Organisasi Pensiunan agar tidak terp[ecah belah seperti sekarang ini tetapi Pemerintah diminta memiliki Program dan Dan Anggaran untuk membina Para Pensiunan. 

Program ini diharapkan bisa terselenggara secepatnya, karena berdasarkn penelitian WHO  (World Health  Organization,) yaitu nama Organisasi Kesehatan tingkat dunia, dalam Bahasa Indonesianya  disebut juga  Organisasi Kesehatan Dunia  (OKD). Karena peluang hidup bertambah bagi manusia ini tentu berdasarkan hasil penelitian sedunia.  Karena gejala ini terdapat secara merata, maka hal ini harus disiapkan segala sesuatunya. 

Karena apabila maslah ini tidak segera di antisipasi dengan pergatian sikap, seperti tidak lagi melakukan sesutu yang justeru akan terkait dengan usia tinggi yang dialaminya.  Dan untuk itu seseorang yang berusia lanjutpun harus memiliki kesehatan yang sempurna, sehingga dalam usia yang lebih tua, mereka akan tetap mandiri dan tidk menyerah denganm belas kasihan dari mereka yang lebih muda. 


Dalam beberapa hari yang terlampaui   Pak Lukman  meminta  untuk diselenggarakan  pertemuan degan mengguakan fasilitas Zoom Meeting, Ahamdulillah  terselenggara dengan bik, saya menngkap  bahwa Zoom Meeting kali itu diikuti oleh Anggota dari sejumlah Kabuipaten  secara tersebar. Yang ingin saya katakan bahwa mereka sangat   

,. 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Thursday, July 20, 2023

BACALAH INI DENGAN SEMANGAT PERSATUAN.

'

 KEHIDUPAN KEPENSIUNAN BELUM MENYENANGKAN. 

SEORANG SAHABAT berkata kepada, semula saya anggap candaan biasa, tetpi lama kelamaan justeru saya anggap ini serius.  Yang dikatakan oleh kawan yadi: Kalo kita mau tenang hidup Pensiun Puas Puas dulu Koruipsi Banyak Banyak dengan catatan tiodak menharuskan mampir di meja pengadilan. Karena jika jumpa meja Pengadilan maka itu semua bisa terancam sia sia. Jelas ini pernyataan yang tidak benar. Dan kita membutuhkan sesuatu yang benar itu bisa menyentuh para pensiunan sehingga tak terjadi . kesalahan yang akan membuat kita hidup lebih merana.  

Sayang sekali PWRI  yang kita kelola selama ini dan kita garapkan dapat banyak memberikan tuntunan
kepada kita semua, tetapi ternyata PWRI sedamh  sedang menghadapi persoalan yang bertumpuk tumpuk, yang sejak semula tak mampu diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu. 

Untuk itu kita berharap melalui MUNAS PWRI  kita akan menemukan jalan keluarnya.  Tetapi bukan jalan keluar yang kita dapat tetapi persoalan  internal justeru semakin ribet. Mereka yang disiapkan oleh PWRI membahasnya pada saat Pra MUINAS,  alhamdulillah walaupun Pramunas  yang diselenggarakan dalam bayang bayang ancaman Covid Sehingga  Beberepa orang Pimp[inan Sidang dalam Munas itu tampil mendominasi kepemimpinannya, sehingga ada Pimpinan Sidang lainnya yang yang tidak dipoungsikan, tak lain untuk menghindari membicarakan materi tertentu, dan menomjolkan materi yang lain. 

Akibatnya dalam kata Akhit Peserta sidang ada yang menyatakan menolak Semua Hasil Sidang ..., teriakan penolakan itu ditiorukan  sepuluhan lebih Pimpinan Utusan dan lalu dalam hampir bersamaan  juga kelompok lainnya meneriakkan penolakan itu. Tetapi tetap saja Sidang ditutup dengan slah satu hasilnya adalah Memilih sejumlah Orang Sebagai Anggota  yang dipimpoin oleh Ketua Formatur.  Yang diberikan Waktuy beberapa hari untuk menyempurnakan Kepenurusannya dengan ternemtuknuya Struktur Pengurus Lengkap. 

Sayang hasil Formatur ini tak bisa bekerja lama, karena setelah mengetahui banyaknya persoalan justeru Ketua Formatur mundur.  Lalu dipaksakan  kembali memilih Ketua Formatur yang Baru .... tetapi sayang sekali Formatir baru inipun tidak berumur lama. Sayang kabar ini tidak disebarkan melalui prosedur keorganisasin secara baik sehingga, bisa jadi sebenarnya ada yang ditutup tutupi, dan ada juga yang bisa saja ditambah tambah. 

Sebelumnya perlu saya sampaikan tulisa pendek ini bukan untuk menjawab gagasan dari kawan saya dui atas tadi. Tetapi justeru yang saya rasa perlu juga untuk disampaikan  bahwa untuk memperbaiki nasib pensiunan, maka sebainya bahwa generasi sebelum pensiun memang harus juga sudah berada pada kondisi yang baik, dan Negara ini dipimpin oleh orang yang baik baik saja. Presiden Presiden kita diantaranya  berakhir secara kurang happy merekapun pasti dalam pensiun mereka juga kurang Happy, walaupun kita tak boleh menutup mata adanya sejumlah kebaikan dan keteladanan pada mereka itu. 

Apa yang terjadi sekarang, adalah akibat dari apa yang terjadi sebelumnya, sekarang di Lampung Sudah Mengukuhkan Personalia Ikatan Pensiunan Prov Lampuyng. Artinya jika tidak kita rawat bersama sama , maka langkah Organisasi Baru ini tidak lah akan berlangsung dengan mudah dan Lancar. Tetapi harus saya jelaskan bahwa sebagai pensiunan  tak akan mampu mencapai kebahagiaan bila pada masa aktip dahulu kita tidak berada dalam kondisi yang baik dipimpin oleh pemimpin pemimpin yang baik pula. Artinya saya berkeyakinan bahwa jika seandainya terjadi dua lisme dalam tubuh kepensiunan maka yang mempercepatnya adalah menyatukan kembali dua kelompok ini. Karena kelomok ini nantinya akan terlayani oleh peraturan dan kesepakatan kesepakatan yang ama.   

MungkSemoga kita bisa menemukan jalan yang terbaik. 

Wallohu a'lam bisowab.

Wednesday, July 19, 2023

EGHAM KU DI LAMPUNG GROUP KOOR PENSIUNAN LAMPUNG


ALHAMDULILLAH  akhitnya  pada tanggal 17 Juli 2023  Pengukuhan pihak yng bertekad  mengembngkan  sikap sikap kepensiunan  agar tetap positip selagi hayat dikandung badan.  Semula hal ini jelas tiodak akan menarik  karena ini bukan maslah Partai yang  erat kaitannya  dengan kekuasaan dan Keuangan L,  tetapi belakangan itu justeru yang membuat saya tertarik, namun demikian saya berjanji dalam  hati tak ingin menseriusinya, selainkan sekedarnya saja katrnma keterbatasan saya.. dan tentu dalam keterbatasan ini berarti juga tak terlalu banyak mrmbrtikan pemasukan yang berarti. Namun demikian saya masih berharap ada sesuatu yang pelajaran berharga yang dapat kita ambil bersama ini. 

Seperti kata Pak Umar, Pensiunan Pemda Kota Bandar Lampung, beliau mengatakan sebenrnya apa sih yang bisa diperebutkan dalam dalam kasus ini. Apakah ada suatu kekayaan yang luar biasa yang bisa kita bagi bagi, atau karena kekayaan luar biasa itu maka kita harus menjaga dan mempertahankannya agar jangan jatih ke tangan orang yang tidak berhak atau dimanfaatkan atau direbut  secara tidak benar untuk kepentingan pribadi dan lain sebagainya. 

Seingga terkait masalah ini saya tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Bpk. Anshori Djausal  selaku pensiunan Guru Besar di UNILA, beliau mengatakan perbedaan di PWRI ini sebenarnya adalah masalah kecil saja, sehingga beliau  berharap jangan sampai maslah ini dibesr besarkan dan dalam waktu bersamaan dipoeruncing.  

Seorang anggota PWRI juga mengatakan tak habis fikir mengapa Pengurus PWRI Pusat yang dipercayai memimpin Musyawaran Nasional kok tega teganya berbuat culas dalam memimpin sidang, tetapi beliau  berusaha untuk berbaik sangka. Belioau mengatakan mungkin  pada saat diselenggrknnya Munas PWRI itu ternyata dana Munas sangat Minus, sehingga untuk mengirit pembiayaan,rapat dijadikan menjadi terburu buru sehingga secepat mungkin Munas harus segera berakhir. Beberapa agenda tak jadi dilaksanakan, bahkan Materi yang disusun bersama dalam acara Pra MUNAS tiodak jadi dibahas, dan bahkan ada setidak Seorang yang  ditunjuk sebagai anggota Tim Pimpinan Sidan tak dipersilakan untuk bergantian memimpin sidang. Dan memang katanya secara sangat menonjol ada diantara Pimpina Sidang yang memng berusaha menguasai Palu didang itu/ 

Tetapi dugaan karena  ketiadaan dana itu terbantahkan oleh Keputusan Panitia yang emula membatasi pesertya dengan cara utusan Kabupaten hanya dierbolehkan mengirim Surat Juasa dalam mengikuti Munas dan meeakilkan kepada Utusn Provinsi masinmg masing. Tetapi dua hari menjelang pelaksanaan Panitia mengeluarkan Surat oembatalan, bahwa Utusn Kabupaten tidak diperkenankan memberiukan mandat kepad Wakil Provinsi tetapi harus datang secara langsung ke reba Nubas ubtuk menggunakan Hak Bicara dan Hak Suara.  

Tidk semua Kabupaten mampu mendatangkan UItusannya dalam Munas, Kecuali Jaw Tengah, Jawa Tiaur, Jogyakarta. DKI dan Jabar sedang Provinsi. Selain ketiadaan waktu akibat akibat adanya perubahan  dadakan yang ditempuh Pengurus dan memang pada saat itu kita masih dalam ancaman Vandemi. Dan itu semua berijung di suara. 

Sangat patiut kita sesalkan  mengapa pada saat itu rangkuman hasil Pemikiran Pembaharuan PWRI yang dirumuskan padfa saat dilaksanakan PraMUNAS  justeru justeru tak mendapat kesempatan dibahas, akibat ada beberapa orang Personal Pimpinan sidang tampak berhasil memonopoli waktu sehingga ada diantara mereka yang ditunjuk sebagai Pemimpin sidang tak mendapatkan jatah untuk melaksanakan tugasnya. 

Ternyata itu menjadi malapetaka akiubat ulah pihak yang tyak ingin PWRI melakukan berbagai perubahan.  Walllohu a'lam bisowab. 



Friday, July 14, 2023

KITA HARUS BERGERAK BERSAMA MENUJU ORGANISASI PENSIUNAN MODERN

UTUK APA  MASLAH SEPERTI  INI  KOQ  DIPERUNCING


SEMULA INI TIDAK MENARIK KARENA BUKAN PARPOL,  tetapi belakangan itu justeru yang membuat saya tertarik, namun demikian saya berjanji dalam  hati tak ingin menseriusinya, selainkan sekedarnya saja katrnma keterbatasan saya.. dan tentu dalam keterbatasan ini berrti juga tak terlalu banyak mrmbrtikan pemasukan yang berarti. Namun demikian saya masih berharap ada sesuatu yang pelajaran berharga yang dapat kita ambil bersama ini. 

Seperti kata Pak Umar, Pensiunan Pemda Kota Bandar Lampung, beliau mengatakan sebenrnya apa sih yang bisa diperebutkan dalam dalam kasus ini. Apakah ada suatu kekayaan yang luar biasa yang bisa kita bagi bagi, atau karena kekayaan luar biasa itu maka kita harus menjaga dan mempertahankannya agar jangan jatih ke tangan orang yang tidak berhak atau dimanfaatkan atau direbut  secara tidak benar untuk kepentingan pribadi dan lain sebagainya. 

Seingga terkait masalah ini saya tertarik dengan apa yang disampaikan oleh Bpk. Anshori Djausal  selaku pensiunan Guru Besar di UNILA, beliau mengatakan perbedaan di PWRI ini sebenarnya adalah masalah kecil saja, sehingga beliau  berharap jangan sampai maslah ini dibesr besarkan dan dalam waktu bersamaan dipoeruncing.  

Seorang anggota PWRI juga mengatakan tak habis fikir mengapa Pengurus PWRI Pusat yang dipercayai memimpin Musyawaran Nasional kok tega teganya berbuat culas dalam memimpin sidang, tetapi beliau  berusaha untuk berbaik sangka. Belioau mengatakan mungkin  pada saat diselenggrknnya Munas PWRI itu ternyata dana Munas sangat Minus, sehingga untuk mengirit pembiayaan,rapat dijadikan menjadi terburu buru sehingga secepat mungkin Munas harus segera berakhir. Beberapa agenda tak jadi dilaksanakan, bahkan Materi yang disusun bersama dalam acara Pra MUNAS tiodak jadi dibahas, dan bahkan ada setidak Seorang yang  ditunjuk sebagai anggota Tim Pimpinan Sidan tak dipersilakan untuk bergantian memimpin sidang. Dan memang katanya secara sangat menonjol ada diantara Pimpina Sidang yang memng berusaha menguasai Palu didang itu/ 

Tetapi dugaan karena  ketiadaan dana itu terbantahkan oleh Keputusan Panitia yang emula membatasi pesertya dengan cara utusan Kabupaten hanya dierbolehkan mengirim Surat Juasa dalam mengikuti Munas dan meeakilkan kepada Utusn Provinsi masinmg masing. Tetapi dua hari menjelang pelaksanaan Panitia mengeluarkan Surat oembatalan, bahwa Utusn Kabupaten tidak diperkenankan memberiukan mandat kepad Wakil Provinsi tetapi harus datang secara langsung ke reba Nubas ubtuk menggunakan Hak Bicara dan Hak Suara.  

Tidk semua Kabupaten mampu mendatangkan UItusannya dalam Munas, Kecuali Jaw Tengah, Jawa Timur, Jogyakarta. DKI dan Jabar sedang Provinsi laiinya termasuk Lampung selain ketiadaan waktu untuk Koordinasi sehingga Utusan Kabupaten dan Kotamadya  terpaksa Absen. Bayangkan terjadilah Utusan yang Njomplang. Shingga utusanpun dirasakan tidak lagi representatip.  Hal ini berakibat sangat buruk dimata Peserta  dan itu semua sangat melengkapi kekecewaan daeri peserta yang sudah bersusah payah untuk mematuhi egala aturan yang ditetapkapkan. 

Dalam hati setelah doipayakan agar teta[ bersabar, mka tetap ja hasilnya justeru wajib hukumnya menyalahkan dan menyangkan  Pengurus Pusat PWRI  yag memperaktikkan  sifat kekanakanm dlam  memimpin jalannya Musyawarah Nasional, atu mungkin mengambap adalah sesuatu yang yang tak haru diseriusi, sudah masanya untuk  bergembira dan berhaha hihi dan bersukaria tampa membutuhkan persiapan biaya. Pengurus PWRI Pusat  dan Pimpinan Sidang yang mendominasi jalannya sidang adalah merupakan pihak yang paling pantas dipersalahkan. 

Pengurus PWRI Lampung dan sekaligus mengemban amanah atas nama Pengurus PRI Kabupaten dan Kotamadya se Provinsi Lampung   Sangat kecewa sekali dengan dengan para pimpinan sidag, karena ternuyata apa yang disusun oleh Para Utuysan yang merncng Rantap Tantus  pada saat Munas ternyata tidak semua Konsep yang dibahas pada saat Pr Munas ternyata tak ditampilkan dalam bahasan sidanbg.  Pendapat para Pimpinan sidang  lebih dihargai ketimbang Hasil Pembahasn Prmunas.  Itulah ebabnya  akhirnya  konon 22 Pengurus PWRI  Masing masing Provinsi secara tegas tegas menolak  Hasil Hasil Munas. Tetapi para pimpina n Sidng yang terbelah itu sebagian Besar memilih untuk mengesahkan  walaupun degn  sedih hati, karena umumnya itu adalah Rapat Terakhgir yang mereka ikutri karena memng usia mereka suidah tak mungkin lagi bisa berpartisipsi. 

Utuisan Lampung ketika menyampaikan Laporan pertanggungjawaban merekja Kepada PWRI Lampung  direspon oleh Pebngurus Pengurus Cabang se Lampung, merekapun menyatakan tidak menerima Keputusan Munas PWRI  dan m,engamanatkan kepada Pengvurus PWRI Lampung untuk meminta kepada Pengurus Lampung tetapi merapatkan barisan bersama Provinsi Provibsi yang menolak. Tetap tetap membina  komunikasi  Dengan Pemerintah Pusat, yang memang sejak Pelksanaan Pra Munas  telah diselenggarakan Komunikasi yang positif, sehingga langkah langkah selanjutnya akan searah dengn kebanjikan Pemerintntah dalam Bidang Per Pensiunan. 

Semukla jkita berharap semua Daedrh tetap Melaksanakan Musprop, sehingga akn  tetap terjadi komunikasi  dengan Sesama Pensiunan dan dapat menemukn jalam dlm proses Pengambilan Kepuitusan dan terhindar ketidak sejalanan dengan Peraturan yang memang sedng dibahas. Pengurus PWRI Pusat terdahulu agak alpa dalam megantisipasi berbagai perubahan. Keterlambatan seperti itu memng harus dihindari, antara lain menghuimpun informasi yangng benar dri sumber yang berkompeten. 

Kita sangat menyeyanglamn adanya sikap sejumlah kawan kawan yang eperti ingin memnfaatkan  perselisihan ini sehingga menjadi kontroversi. Adalah kerubian besar, ketika PWRI Lampung dijadikan tak mampu menyelenggarakan Musprog, karena merekn yang sedang mempersiapkan persiapan peneyellenggaraan Musprof sehingga segala sesuatunya akan dijelaskan sesuai dengan Aturn Organisasui.  Hal ini duiperparah lagi dengan mereka yng ditinjuk sebagai Pengganti Penbgurus PWRI Lampung kusteru mundur teratur karena merasa tak pernah diajak bicara sebelumnya.  Walllohu a'lam bisowb.

 

 

Wednesday, July 5, 2023

ORGANISASI PEMSIUNAN "PNS" MEMASUKI ERA BARU

 

KELOMPOK PENSIUNAN ERA BARU DI LAMPUNG  SEKALIPUN AGAK TERLAMBAT DIBANDING SEBAGIAN BESAR PROVINSI YANG SUDAH LAMA BERGERAK DAPAT BERGELIAT. DILAKSANAKAN PADA HARI RABU 5 JULI 2023  DIGEDUNG PENSIUNAN PEMDA PROVINSI LAMPUNG