Friday, November 17, 2023

UPAYA MENGAMBIL PEMBELAJARAN DARI PWRI LAMPUNG.

' 

MANUSIA DITAQDIRKAN  sebagai makhluk yang tidak sempurna, tetai manusia diberikan kekuatan untuk memperkecil ketidak sempurnaan itu dengan cara  memberikan melalikukan berbagai perubahan  atau pembaharuan, tetapi pada saat itu juga kita akan menghadapi  permasalah yang tidak kalah rumitnya, karena masih akan kira ketemukan berbagai keterbatasan keterbatasan, Itulah sebabnya Allah menurunkan Agama sebagi Pegangan mutlak agar kita mengalami kesulitan dalam memilioh, bila terjadi keharusan untuk memilih.  

Sebagai seseorang yang sempat diajak oleh kawan kawan untuk bergabung ke PWRI Lmpung dan pada saat itu PWRI sedang menghadapi persoalan yang pelik, maka seyogyanya sebagai seseorang yang telah sempat menerima dan memanfaatkan sesuatu dari PWRI maka saya merasa pantas kepada PWRI Lampung dan tetkakla PWRI Lampung membutuhkan berbagai informasi, maka sudah selayajnya saya bicara tentang PWRI dengat latar belakang Pemikiran sebagai Sesutu yang bermanfaat khususnya bagi PWRI dan Umumnya bagi kita bersama. 

Ya PWRI itu bukan benda mati, tetapi hidup bersama para Pengurus dan Anggotanya, mereka dari berbagai latar belakang yang melatar belakangi mereka. dan mengakibatkan kitamemiliki berbagai perbedaan antra satu dengan yang lain   menurut agama Perbedaan itu rahmat. Siapa yang memiliki kemmpuan mengapresiasi perbedaan, mereka akn justeru akan mendapatkan  berkah  dari Allah. 

Salah satu berkah yang  kita inginkan adalah di lingungan PWRI Lampung adalah teratyasinya  saya ketergantungan  kita kepada seeorang untuk kelanjutan organisasi. kita

Tuesday, November 14, 2023

UNTUK GENAPKAN PEMBAHARUAN , PWRI BUTUH SATU PERIODE LAGI ?

MUNAS PWRI  telah seselesai'   tetapi sayang  sekali Hasil Pramunas yang diwakili  utusan terbtas dengan Tugas Utama Pramunas adalah merumusknLlangkahLangkah Pembaharuan Pembaharuan Organisasi sehubungan dengan upaya penyesuaian diri dengan Rencana Pembaharuan Pemeruintah terhadap Organiasi Pensiunan PNS da sejulah Pensiunan lainnya termasuk Pensiunan TNI/ Polri yang diharuskan merujuk kepada Aturan serta UU yang sama. Termasuk keharusan PWRI berganti nama, karena adanya dobel  pemakaian nama walaupun dengan Pengertian Berbeda. Nama PWTI adalah nama dari Organisasi yang lain, dan memiliki keabsahan  dalam memanfaatkan nama itu, 

Saya sangat menyetujui bahwa bahwa sesungguhnya PWRI itu membutuhkan Perunahan serius, tetapi pada saat MUNAS, walalupun Pengurus Pusat telah menunjuk sejumlah nama untuk Medampingi Pengurus PWRI Pusat Mempersiapkan Berbagai Perubahan  Dalam acara Pramunas yang  dielenggarakan  tidak kurang  selna Satu Minggu Dan Pramunas menjadi sesuatu yang sangat penting, karena memang PWRI sedang  untuk kesempurnaan Perubahan Yang sangat Dibutuhkan sejak Peride Sebelumnya. 

Berita yang sampai kepada kita semua, walaupun pada saat itu kita sedang diserang Pandemi tetapi dikatakan bahwa Pramunas yang diselenggarakan oleh Pengurus PWRI Pusat ditsmbah sejumlah Utusan PWRI  Provinsi  Dan hasil Pramunas itu dirancang menjadi Putusan Munas yang Paling Penting karena berisikan sejumlah Perubhan  yang sangat penting untuk kelanjutan Organisasi Pensiuban di mana PWRI diharapkan untuk menjadi Pelopor Perubhan yang dibutuhkan oleh Pensiunan bukan hnya Pensiunan PNS saja, diusahakan akan melebar sesuai dengan Peraturn Peraturan yang memang suidah dipersiapkan sebelumnya.

'
Kita tidak tahu persis mengapa sejumlah Tokoh di PWRI Pusat yang juga daam acara Munas ini sepertibersepakat merebut dan menguasai Pimpinan Sidang, dan bisa jadi telah saling sepakat dan bersepahaman  dalam pertemuan terbatas. Jika memang tidak suka dengan pembaharuan yang disesuaikan dengan rencana Pemerintah untuk melaksanakan  konsep pembinaan Para Pensiunan seperti yang telahdisampaikan dalam pertemuan p[ertemuan sebelumnya, Jika kita boleh menduga duga bahwa jika ada kelompok yang tidak mendukung adanya pembaharuan, biasanya  adalah kelompok yng sangat mengagumi dan membanggkn masa lalu. 
Tetapi akan sulit bagi kita untuk menebak nebak  kenamggaan masa lalu sepertiu apa yang nampaknya pantas untuk kita pertahnkan dan bersikap anti perubhan. Ini ini sulit kita dapatkan jawaban yang pasti, karena akan lebih dikuasai oleh Pemikiran  Emosional. 
Bagi mereka yang memiliki kenang kenangan dlam keberhasilan msa lalu, memng kan terbuai dengan kenangan manis. Tetpi kn sulit  itu bisa dipahami oleh generasi yang dtang lebih akhir. Dan biasnya mereka yang banyak terlibat dalam merancang masa depan, itu  akan bnyak  mengalami kekendorn ikatan emosional dengan keberhasilan masa lalu itu. Menhadapi masalah ini memang seharusnya kita pandi padai dalam memilih bahasa dan pendekatan pendekatan emosional lainnya.  Dengan catatan manakala kita berpihak keada masa lalu kita akan gagal mewujudkn sesuatu pembaharuan. 
 .  



 

Friday, October 13, 2023

SURAT TERBUKA UNTUK KAWAN KAWAN PENSIUNAN

SORRY YA Aku mohon maap karena tulisan ini murni  Aku sampaikan kepada kawan kawan yang sudah memasuki usi Pensiunan, dalam keempoatan ini Aku ingin menyampaikan salam kompak dan salam Pensiun, artinya kita sudah memasuki dunia baru, yaitu dunia Pensiun, sebenarnya banyak sesuatu yang harus disampaikan kepada rekan rekan pensiun, tetapi jelas Aku tak mampu. pesan Ku yang ingin disampaikan tak lain Ajakan Mari Kita Jaga dan Pelihara Perahabatan Kita. yang kita dapatkan dari dunia kerja, dan jangan dirusak oleh karena persahabatan yang baru, karena persahabatan baru itu gunanya adalah  untuk memperkaya dunia persahabatan. Mari kita perkuat segala keamaan yang mengandung kebaikan, dan dikembangkan semua perbedaan yang mengancam persahabatan. Sejk sekarang kita situntut untuk memailih kata kata, ucapan  pemikiran dan perasn untruk tetap membangun persagatan untuk menuju kebaikan, bersama. 

Dalam Dunia Pensiunan saya diajak kawan kawan bergabung di Komunitas PWRI atau singkatan dari Persatuan Wredatana Republik Indonesia Tetapi tidak Seua Pensiunan yang digajih secara bulanan dengan Dana Lewat Pemerintah bergabung di PWRI dan keanekaragaman itu mengakibatkan Layanan Yang Berbeda Beda, dan perbedaan itu Pada saatnya juga akan merepotkan Pemerintah, sehingga berkembang Pemikiran Untuk mempermudah layanan  oleh Pemerimntah, dan alangkah indahnya bila Bila Ada bila ada Lembaga tempat Bersatu sebagai tempat bernaung.

Itulah sebabnya maka menjelang MUNAS PWRI  disepakati menunjuk Tim Untuk mempersiapkan Langkg Langkah Perbaikan PWRI , perubahan itu memang dimuli dari nama dan segala sesuatunya  untuk disesuaikan dengn aturan aturan lainnya  yang disesuaikan Pemerimtah. 

Syang sekali Perubahan Yang Dipersiapkan oleh Tuim dan bahkan disepakati sebagai Draft matang yang akan menjadi andalam sebagai hasil yang akan disambut gembira oleh PWRI, walaupun memang nama PWRI harus diorubah dengan nama Baru karena memang terjadi dobel kepemilikan nama itu, dan Pemerintah menganjurkan agar PWRI Pensiunan  harus merubah namanya. 

Aklhirnya Perpecahan tak terhindari karena Tim Pimpinan Sidang dalam MuUNAS PWRI namoaknya berusaga mencegah Penggantian nama PWRI dan membiarkan diobel Kepemilikan Nama itu dengan  Kelompok Wartawan. Tim Pimpinan Sidang  Mempertahankan nama itu tetp dipertahankan. Dan sebuah rentetan sebagai sesuatu yang diperjuangkan dalam Munas itu tertolak. Akibatnya  mencapai 20  Provinsi menolak Hasil Munas dan menyatakan Munas  tidak Syah. 

Tetapi Munas tetap dilaksanakan  dengan sebuah Keberhasilan Penting, yaitu memilih seorang Ketua sebagai Mandataris Munas PWRI. Dan Peserta Munas dipersilakan Pulang ke darah masing masing, debgan membawa perpecahan yang tak mampu dihindari. 24 Provinsi menyatakan Munas Tidak Syah dan  Pemilihan Ketua dinyatakan Illegal. 

Sejumlah Perwakilan  dari kelompok  yang menolak Hasil Munas dan Mendirikan Organisasi Baru. Mereka Mendirikan Organisadi dan Mereka  telah berusaha Memenuhi Aturan Aturan yang ada sesuai dengan Peratuiran Pendirian Orgaisasi Baru. Dalam Waktu yang bersamaan Menghadapi permasalah Besar, yaitu Mundurnya Person yng Dibebani Mandataris Penanggungjawab Hasil Munas Justeru mengun durkan diri dan tidak bersedia menjadi Ketua PWRI terpilih. dan Munas Sebulkan Sebelumnya.

 

Monday, August 21, 2023

INIKAH PENYEBAB KEKISRUHAN DALAM TUBUH PWRI SETELAH MUNAS

' 

 

PAKE RIBUT RIBUT SEGALA NGAPAIN SICH .... tanya kawan 


TULISAN INI SAYA  maksudkan sekedar membantu menambhkn sedikit informasi dengan harapoan  bahwa dengan lengkapnya iformasi kita bisa berfikir agak kritis dan dengan demikian maka kitapun akan berpeluang untuk bersikap lebih adil. kebiasaan dan kecenderungan bersikap adil itu menhantar kita untuk selalu bersikap adil dalam segala persoalan.  Tulisan ini siftnya hanya tambahan informasi saja, munglin masih ada kemungkinan kita masih bisa mendapatkan informasi yng lainnya. Dan bisa jadi lebihmenarik u ntuk disimak


SELAIN  menyajikan tulisa saya juga menyjikn gmbr tetapi dari segi  tata letak ini membutuhkan keterampilan sendiri  dalam memilahnya, saya mohon maaf atas ketidaknyamanan ini  tetapi saya berharap tidak terlalu lma hal ini segera dipahami dan gangguan diatasi .... maksih.

Beberapa orang berasal dari Pengurus PWRI Tingkat Provinsi konon diundang untuk datang ke PWRI Pusat Jakarta, mereka dikumpulkan untuk merancang Materi Sudang Musyawarah Pusat PWRI. Sehingga nanti pada saat Munas jalannya sdidag kon agar tidak bertele tele. Pertemuan pawa wakil itu dianggap Prakmunas, tetapi yang lebih Penting Mempertajam Munas Munas karena Munas kali ini seklipun dalam bayang bayang Covit Tetapi justeru akan diwarni beberapa Pembaharuan, seja;lan dengan telah berubah sejumlah hal yang terkauit dengan Pensiunan, sehingga PWRI memng elayaknya  mampu mengantisipasi banyak Perubahan. 

Semula Pimpi9nan PWRI PUSAT mengumumkan bahwa untuk menantisipasi Covid yang belum sepenuhnya dirasakan Reda, Maka Syara Utusan Tingkat Kabupaten dan Kota, Hak Suaranya dapat dieakili Oleh Pengurus  Provinsi. Sehingga secara terburu buru Dibuatkan Surat Tugas dari Utuysan Cabang untuk diwakili oleh Pengurus Provinsi.  Sayang sekali Kebijakan ini tiba tiba berubah yang diberitahukan Oleh Penguirus Pusat diserima Sehari Sebelum Munas dimulai. 

Demikian juga Kumpulan Kewsepapakatan Kesepakatan Penting Hasil  Pramunas dengan Beberapoa hari Pengurus Pusat Mengumpulkan para Utusan Provinsi untuik merumuskan Pemikiran yang berisikan berbagai Pembaharuan ternyata oleh Para Pimpinan Munas rumusn itu sepertinya yidak tergubris. Dan Ketua PWRI Lampung yang ditunjuk Sebgai Anggota  Pimpinan idng Ternyata sama sekali tak difungsikan Hingga Munas dinyatakan Selesai Oleh Pimpinan Sidang yang bertugas. 

Akibatnya pada saat Acara Penutupan Munas dan ketika W@akil Peserta Munas dipersilakan mewakili Peserta Munas, Sang Wakil Menyatakan  'Kami tidk Menerima Kepuitusan Munas Dan Kami Menuntut diselenggarakan Munas Ulang".  Lalu disambut dengan teriakan Pengurus Tingkat Provinsi Berterika Terik  Kami Menolak Hasil Munas dan Menuntut Munas Harus dioselenhggarkan Ulang., 

Tetapi Munas tetp dinyatakan Syah Oleh Pimpinan Sidang. Belasa Penguruis masing masing Mewakili Provinsi, tak dihiraukan Oleh Pimpinan Sidang. Penolak Hasil Sidang Mencapai Jumlah 20 Provinsi Kenang kenangan ini saya yakini sangat memalukan sekali. Tetapi sepedih apapun sebuh catatan hidup atau sebuah sejarah tetap saja akan menjadi besar manfaatnya bila mampu kita jadi pelajaran bersama. 


 

Ketika Tim Lampung pulang dari Munas, semua Kabuaten dilapori perihal apa yang dialami pada saat Munas  dan Para Utusan itu menyatakan siap mempertanggungjawabkan sikap yang dimbil Para Utusan Lampung. Di luar dugaan Ternyata  Semua Wakil Dari Kabupaten se Lampung menyatakan mendukung Sikap yng diambil oleh Para Utusan. Walaupun pada saat itu hanya sebagian saja Utusan Kabupaten dan OPI yang hadiri, tetapi pada saat itu juga relah dipoutuyskan  untuk menyelenggarakan pertemun yang lebih luas dan lengkap. Pad saat itu Lampung tegah sip untuk menjadi Tuan rumah dan memfasilitasi tereselnggaranya pertemuan itu. 

Semua wakil dari Kabupaten dn OPI yang hadir  membulatkan kesepakatan dan dukungan bahwa Lampung bersikap tiodak  menerima Hasil Kepuituisan Munas PWRI pada saat itu. Dan meminta kepada Pak Lukman dan Kawan Kawan melnjutkan Perjuangn dan menyelenggarakan Pertemuan Tuingkat Nasional guna lebih membulatkan tekad. Dan di luar dugaan  ternyata Perjuangn PWRI Lampung bersama kawan kawan Provinsi lainnya, yang dikecewakan oleh Para Pimpinan Sidang saat Munas. Para pimpinan suiadang itu seperti tak menghargai hsil rumusan yang dirumuskan bersama pada saat Pramunas, dan seperti Sengaja Pak Lukman dari Lampung yang sebenarnya juga ditunjuk dn dipili sebagai Salah Satu Anggota Pimpinan Sidang ternyata tak diberikan waktu  mententuk Palu sidang. Berdasarkan rekomendasi kawan kawan Pengurus Kabupaten se Lampung itulah Pak Lukman dan kawn kawan ergerilya. Sehingga dukungan Perjuangn utusn Lampung dn kawan kawn dari Proivinsi lainny itui mendapat dukungan setidaknya dari 22 Provinsi. 


 

Dengan segala kemulyaan dan tanggungjawab ini semua diolaksaanakan dan akan disampaikan Pada saat Musprov PWRI Lampung dirancang untuk berjalan secara  "Damai"  Penguirtus akan melaksankan  Muisprov dan menyerahkan Hasilnya kepada Peserta Murpro. Dengan catatan kelak manakjla banyak kawan kawan yang merasa lebih nyaman di PWRI akan dipersilakan melanjutkannya, sedang mereka yang sejalan untu melaksanakan berbagai pembaharuan juga akan diajak menyeragmkan langkah dan kedua pendapatkan itu akan sngat dihormati, karena memang dibutuhkan  waktu untuk bisa memahami Makna Perjuangan yang selama ini dilaksnakan. 

Sayang sekali ternuyata ada pihak yang tidk mampu mencerna Perjuangan mereka sehingga  mereka terburu buru mengambil kesempatan, dan berjalan melalui jaluru perbedaan yang mereka tempuh, walaupun dengan resiku untuk meningglkan rasa luka dihati dan lebih dari itu. yaitu harus menanggung segala cibiran, yang sejatinya adalah sangat mungkin bisa dihindari  Wallohu A'lam bishowa.

(Fachruddin Pensiunan Pendidik)


Thursday, August 10, 2023

TAK SEINDAH WAJAH OLEH FACHRUDDIN

' 

 NYNYI  bagiku hanya sekedar selingan iseng saja Koq ... aku juga Tahu diri  karena sebagin dari kawan kawan yang kenal padaku dan sering kukirimi laguku, maka sebagiannya diterima dengan segala nespata, Mereka bukan Gembisa tetapi justeru tersiksa. Tapi jangan kuatir caranya gampang aja Koq ... kalo dak suka tinggak di skip saja ... selesai. Suarapum akan hilang. Tak berbekas. 

Tapi jika ada yang senang denar suaraku ... maka itu luar biasa ... tapi ... jangan jangan memang dak suka lagu ... ya ?   Atau memang tak soal lagu bagus ata jelek ,,, suarapun gak karuan    Karena persahabatan melebihi segalanta ...  tetap saja dengar walau seklas .... makasih sahabat ... makasih.   Hehehe  ...



Wednesday, August 9, 2023

INI BUKAN LELUCON ... TAPI AQYU INGIN SERIUS KOQ ...

KLARIVIKASI 

MOHON IJIN saya  tergerak ingin tampil di forum ini tetapi dengan kesepakatan bahwa apa yang saya tinggalkan ini akan bermanfaat ataulah sia sia dan bahkan sesuatu yang sama sekali tidak perlu, karena hal ini saya sadar ini sangat tergantung kepada siapa yang menetapkan posisinya dalam melihat. 

Sayapun akan jamin tulisan ini tidak akan lengkap sesuai dengan kebutuhan minimal karena saya tak sepenuhnya berhasil  menggunakan kaidah kaidah jurnalistik, sehingga saya mempersilakan ditambah saja bila kurng dan kurangi saja bila dinilai lebij. 

Saya ingin mengatakan  bahwa kita bisa mendapatkan yang baik  manakala memiliki kesamaan dlam bersikap  dan tentu saja saling memaafkan jiuka terdapat kekurangabn,  kekurangan dan bahkan ketidak tepatan dalam menulis, Fachruddin


Hari hari ini PWERI Lampung di bawah Kepemimpinan  Pak Lukman Hakim, beliau adalah Mantan Walikota Metro.  Ada sesuatu yang agak aneh yaitu kebiasaan  beliau setiap kali menghadiri Rapat Resmi PWRI  beliau biasanya selalu mengenakan  Baju Seragam PWRI.  Ternyata hari itu tidak menngenakan Pakaian Seragam seperti tampilan biasanya ketika beliau hadir dalam acara acara rapat yang beliau selenggarakan. 

Saya sebenarnya sih tideak terlalu ingin mempersoalkan kebiasaan Pak Lukman yang satu ini, tetapi saya lebih ingin menanyakan bagaimana Persiapan PWRI Lampung yang hanya menghitung hari untuk pelaksanaan Musyawarah Provinsi PWRI Lampung (Musprov)

Memang sich ada sedikit gangguan dan keinginan bertanya, tetapi saya fokor saya lebih suka Jika {ak Lukman  bercerita tentang persiapan Pramusprov.  Karena memang ada sesuatu yang harus dilakukan oleh beliau sebagai Ketua PWRI Lampung. Karena ini adalah tugas berat beliau, yang harus beliau laksanakan, dan harus juga kita bantu bersama sama. Karena apapun yng dapat dicapai akan sangat besar arinya untuk keberhasilan dan kegagaln PWRI menjcapi kesempurnaan Organisasi yang memang sudah terlambat di garap. Itu semua akan akan kita bebankan dipundk beliau. 


Strategi yang semula ingin dicapai adalah dengan melampawi Pramunas  terlebih dahulu nanti bila masing masing mantap dengan keyakinan tentang apa yang harus dicapai PWRI baru akan dilksanakan Munas. Sedapat mungkin dalam sehari itu Pramunas mampu mencapai itik pemukatan sehingga nantinya Munscab bisa dilaksanakan hanya sehari saja, atau setengah hari, dan kalaupun banyak anggota yang masih menghendaki  ditunjuknya kembali PWRI Lampung, mka inspirasi mempertahankan Pengurus PWRI Lampung itu haruslah terfasilitasi.  Itu yang kita dengan dari ucapan Dr. Ir. Anshori Djausal. Kata beliau secara serius. Kita tunggu dengan layanan dan pejelasan secara maksimal, mengapa Ikatan Pensiunan ini harus kita bentuk. Dan Kenapa PWRI  kehilangan waktu dan kehilangan momen untuk membuat PWRI itu Mennjadi Organisasi yang Modern. Tentu banyak sekali hal hal yang bisa kita kuak nanti pada saatnya, mengapa Organisasi PWRI itu menjadi gagal total untuk membangun Organisasi Pensiunan yang menyatu. 

Andaikan saja Pengurus PWRI Lampung benar benar kita berikan kesempatan untuk menyelenggarakan MUSROV seperti yang direncanakan. semula. yang pelaksanaannya tinggal menghitung hari. Termasuk masaklah keuanganpun telah disiapkan, karena karena memang jumlah dana yang dimiliki PWRI Lampung memang sangat minus, dan atas kesepakatan beberapa orang, Musrov akan diselenggarakan, karena tradisi kekurngan dana adalah rahasia umum, itulah sebabnya maka setiap kali akan menyelenggarakan MUSPROF maka perkara calon Ketua itu harus sudah vinal sebelumnya. 

Keamatiran yang kita lakukan akan nampak dari ketidakmampuan atau bahkan kergu raguan mereka yang tercantum namanya dalam Kepengurusan yang ganti bergabti dalam dalam waktu yang sesingkat singkatnya, karena mereka yang ditunjuk secara amatiranpun sesungguhnya akan merasa malu hati, jangankan untuk melksanakan tugas, untuk menduduki jabatan itupun hampir dapat dipastikan akan selalu dihantui oleh rasa malu yang tak terhingga. Apalagi ini adalah organisasi  Pensiunan, serasa inilah sesuatu yang akan kita persembahkan di akhir hayat. 

 

Untuk menghindari bicara terlalu banyak tentang akibat, maka terasa kurang adil kalau kita  bersegera membicarakan apkah gerangan sebenarnya yang menjadi Penyebab. Kita harus adil untuk membicarakan secara seimbang antara Sebab dan Akibat. Tulisan ini hanya sdebatas apa yang mampu saya tangkap tampa usaha klarifikasi dan pendalaman terhadap info yng saya dapatkan, mungkin saja saya memiliki info yang lebih lengkp merata walaupun akan sulit  mengungkap kelengkapan antara Sebab dan Akibat dimaksud.  

Setidak tidaknya dari Pak Iwan Syafri dan Pak Jefery Sapulausa yang setiap kali diminta tentang laporannya terkait hasil Mumas PWRI di Jakarta, maka saya mulai berani mereka reka simpul akhir dari apa yang dilakukan. dialami dan dihasilkan mereka mulai dari Kegiatan Pra Munas, hingga hasil akhir Munas yang mengecewakan itu. Kita menjadi yakin akan kebenaran apa yang dilaporkan oleh keduanya, dan sebagian sebagian juga ada ditimpali oleh Bunda Sri Wardani selaku Ketua Kerta Lampung.

Tetapi bukan hanya itu alasan mengapa saya secara Pribadi meyakini kebenaran apa yang dilaporkan oleh Pak Iwan Syafri, Pak Jefery Sapulausa dan Ibu Sri Wartdani. Karena itu semua dibenarkan  oleh Pak Lukman  yang memimpin Tim Lampung dalam  Acara Munas PWRI muingkin besarnya  Tim ini sekitar sepuluh orang 


Pak Iwan itu kita kasih kepercayaan Untuk ikut dalam Pertemuan Pramunas, Pertemuan Pramunas dalam Bayang Bayang  Covid . Pada suatu hari Pak Iwan  berkata kepada saya. Pak Fachruddin Ikut Pertemuan Pramunas, mau gak, kita akan mengoinsep langkah langkah pembaharuan PWRI.  Kalimat ajakan ini diucapkan dalam beberapa tahap (kali) dn terus terang setelah beberapa kali kesempatan Beliau bicara tentang itu, baru saya bisa mengira ira, apa sih sebenarnya Missi Pak Iwqn dan kawan kawan itu sebenarnya sedang merancang rumusan apa di Sesi 

Dari pembicaraan  yng sempat saya catat, dan pembicaraan itu ada dalam berbagai kesempatan dan dan diikuti oleh sejumlah orang  dan tak tertutup juga ganti berganti. Semanghat yang saya tanghkap bahwa sebaiknya PWRI itu menjadi pelopor Pemersatu Organisasi Pensiunan agar tidak terp[ecah belah seperti sekarang ini tetapi Pemerintah diminta memiliki Program dan Dan Anggaran untuk membina Para Pensiunan. 

Program ini diharapkan bisa terselenggara secepatnya, karena berdasarkn penelitian WHO  (World Health  Organization,) yaitu nama Organisasi Kesehatan tingkat dunia, dalam Bahasa Indonesianya  disebut juga  Organisasi Kesehatan Dunia  (OKD). Karena peluang hidup bertambah bagi manusia ini tentu berdasarkan hasil penelitian sedunia.  Karena gejala ini terdapat secara merata, maka hal ini harus disiapkan segala sesuatunya. 

Karena apabila maslah ini tidak segera di antisipasi dengan pergatian sikap, seperti tidak lagi melakukan sesutu yang justeru akan terkait dengan usia tinggi yang dialaminya.  Dan untuk itu seseorang yang berusia lanjutpun harus memiliki kesehatan yang sempurna, sehingga dalam usia yang lebih tua, mereka akan tetap mandiri dan tidk menyerah denganm belas kasihan dari mereka yang lebih muda. 


Dalam beberapa hari yang terlampaui   Pak Lukman  meminta  untuk diselenggarakan  pertemuan degan mengguakan fasilitas Zoom Meeting, Ahamdulillah  terselenggara dengan bik, saya menngkap  bahwa Zoom Meeting kali itu diikuti oleh Anggota dari sejumlah Kabuipaten  secara tersebar. Yang ingin saya katakan bahwa mereka sangat   

,. 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Thursday, July 20, 2023

BACALAH INI DENGAN SEMANGAT PERSATUAN.

'

 KEHIDUPAN KEPENSIUNAN BELUM MENYENANGKAN. 

SEORANG SAHABAT berkata kepada, semula saya anggap candaan biasa, tetpi lama kelamaan justeru saya anggap ini serius.  Yang dikatakan oleh kawan yadi: Kalo kita mau tenang hidup Pensiun Puas Puas dulu Koruipsi Banyak Banyak dengan catatan tiodak menharuskan mampir di meja pengadilan. Karena jika jumpa meja Pengadilan maka itu semua bisa terancam sia sia. Jelas ini pernyataan yang tidak benar. Dan kita membutuhkan sesuatu yang benar itu bisa menyentuh para pensiunan sehingga tak terjadi . kesalahan yang akan membuat kita hidup lebih merana.  

Sayang sekali PWRI  yang kita kelola selama ini dan kita garapkan dapat banyak memberikan tuntunan
kepada kita semua, tetapi ternyata PWRI sedamh  sedang menghadapi persoalan yang bertumpuk tumpuk, yang sejak semula tak mampu diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu. 

Untuk itu kita berharap melalui MUNAS PWRI  kita akan menemukan jalan keluarnya.  Tetapi bukan jalan keluar yang kita dapat tetapi persoalan  internal justeru semakin ribet. Mereka yang disiapkan oleh PWRI membahasnya pada saat Pra MUINAS,  alhamdulillah walaupun Pramunas  yang diselenggarakan dalam bayang bayang ancaman Covid Sehingga  Beberepa orang Pimp[inan Sidang dalam Munas itu tampil mendominasi kepemimpinannya, sehingga ada Pimpinan Sidang lainnya yang yang tidak dipoungsikan, tak lain untuk menghindari membicarakan materi tertentu, dan menomjolkan materi yang lain. 

Akibatnya dalam kata Akhit Peserta sidang ada yang menyatakan menolak Semua Hasil Sidang ..., teriakan penolakan itu ditiorukan  sepuluhan lebih Pimpinan Utusan dan lalu dalam hampir bersamaan  juga kelompok lainnya meneriakkan penolakan itu. Tetapi tetap saja Sidang ditutup dengan slah satu hasilnya adalah Memilih sejumlah Orang Sebagai Anggota  yang dipimpoin oleh Ketua Formatur.  Yang diberikan Waktuy beberapa hari untuk menyempurnakan Kepenurusannya dengan ternemtuknuya Struktur Pengurus Lengkap. 

Sayang hasil Formatur ini tak bisa bekerja lama, karena setelah mengetahui banyaknya persoalan justeru Ketua Formatur mundur.  Lalu dipaksakan  kembali memilih Ketua Formatur yang Baru .... tetapi sayang sekali Formatir baru inipun tidak berumur lama. Sayang kabar ini tidak disebarkan melalui prosedur keorganisasin secara baik sehingga, bisa jadi sebenarnya ada yang ditutup tutupi, dan ada juga yang bisa saja ditambah tambah. 

Sebelumnya perlu saya sampaikan tulisa pendek ini bukan untuk menjawab gagasan dari kawan saya dui atas tadi. Tetapi justeru yang saya rasa perlu juga untuk disampaikan  bahwa untuk memperbaiki nasib pensiunan, maka sebainya bahwa generasi sebelum pensiun memang harus juga sudah berada pada kondisi yang baik, dan Negara ini dipimpin oleh orang yang baik baik saja. Presiden Presiden kita diantaranya  berakhir secara kurang happy merekapun pasti dalam pensiun mereka juga kurang Happy, walaupun kita tak boleh menutup mata adanya sejumlah kebaikan dan keteladanan pada mereka itu. 

Apa yang terjadi sekarang, adalah akibat dari apa yang terjadi sebelumnya, sekarang di Lampung Sudah Mengukuhkan Personalia Ikatan Pensiunan Prov Lampuyng. Artinya jika tidak kita rawat bersama sama , maka langkah Organisasi Baru ini tidak lah akan berlangsung dengan mudah dan Lancar. Tetapi harus saya jelaskan bahwa sebagai pensiunan  tak akan mampu mencapai kebahagiaan bila pada masa aktip dahulu kita tidak berada dalam kondisi yang baik dipimpin oleh pemimpin pemimpin yang baik pula. Artinya saya berkeyakinan bahwa jika seandainya terjadi dua lisme dalam tubuh kepensiunan maka yang mempercepatnya adalah menyatukan kembali dua kelompok ini. Karena kelomok ini nantinya akan terlayani oleh peraturan dan kesepakatan kesepakatan yang ama.   

MungkSemoga kita bisa menemukan jalan yang terbaik. 

Wallohu a'lam bisowab.