Friday, January 7, 2022

BELAJAR NYANYI DARI TUKANG OBAT

,

TITIK SANDORA DAN MUHSIN MEMPENGARUHI SAYA DALAM MENCINTAI LAGU LAGU. 

SAYA LAHIR di desa Pagelaran, sepi sekali, apalagi malah hari, th 1954, satu satunya hiburan waktu kecil yaitu maen ke pasar, melihat keramayan di sana,  tahun 1966-1968 ada kebiasaan sukang sulap atau penjual obat membawa piring hitam diputar sebelum menjajakan obat, mendengar lengkingan para penyanyi bersuara merdu dengan bantuan Pengeras suara sontak isi pasar kaget dan merapat mengerumuni tukang obat. Dan kamipun sangat terhibur, kalau diusia sekarang saya senang menyanyi walaupun suara jauh dari memenuhi persyaratan standar, itu semua berat binaan tukang obat.

Berkat jasa tukang obat kami mengenal nama nama penyanyi kenamaan, Lilis Suryani, Titik Puspa, Teti Kadi, Erni Johan, Ely Kasim, demikian juga Alpian. seingat saya lagu yang paling saya sukai adalah lagu Air Mata dan hebatnya lagi saya sudah mulai menyukai lagu Minang. Walaupun pada saat itu sangat sulit bagi saya untuk menghapal liriuk lagu lagu pada saat itu. Rasanya tak satupun ada lagu yang kuhapal liriknya, namanya juga anak kampung.

Setammat SD saya disuruh orang tua ikut kakak tinggal di Tanjungkarang, oleh kakak saya di sekolahkan di PGA  tetapi saya ingin melanjutkan cerita tentang arti penting lagu lagu dalam kehidupan saya.Dalam usia baligh pada saat SLTP tentu saja ada gejolak cinta, yang terpendam dan penuh rahasia. Dalam waktu bersamaan muncul penyanyi kesayangan anak anak remaja, Dia adalah Titik Sandora, lagu lagu cinta Titik Sandora seperti mewakili rasa kami anak muda, tak lama kemudian muncul pasangan duet yaitu Muhsin, tak pelak lagu lagu duet mereka juga seperti mewakiliu gejolak rasa cinta remaja kami, apalagi Titik Sandowa sangat terampil menyanyikan berbagai jnis lagu ...