Saturday, January 14, 2017

2017, Ijazah Tak Perlu Dilegalisasi


Bantuan Untuk Sekolah Rawan Penyimpangan


Sekolah Diperbolehkan Tarik Pungutan


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menilai sekolah tidak bisa maju jika hanya mengandalkan dana dari pemerintah. Oleh karena itu, sekolah bisa meminta sumbangan dari para donator baik dari kalangan perusahaan, orangtua siswa maupun para alumni. Hal itu diungkapkan Mendikbud Muhadjir Effendy.
Muhadjir mengatakan, sekolah tidak akan mampu meningkatkan pelayanan jika hanya mengandalkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) saja. Namun demikian, lanjutnya, sumbangan dari masyarakat itu bersifat tidak memaksa, melainkan dalam rangka memperkuat kemampuan pendanaan sekolah dengan semangat gotong royong.
Wakil Ketua Komisi X DPR, Abdul Fikri berpendapat, diperbolehkannya sumbangan ke sekolah ini perlu kehati-hatian agar tidak menjerumuskan para pelaku pendidikan di lapangan. Dia menyarankan perlu adaya regulasi dari Presiden atau Kemendikbud untuk payung hukum yang jelas. Selain itu, harus jelas pula elemen pendidikan apa saja yang bisa dimintakan partisipasi masyarakat sehingga tidak tumpang tindih dengan yang biayai pemerintah.

Thursday, January 5, 2017

UJIAN NASIONAL DIPASTIKAN AKAN TETAP DILAKSANAKAN



Polemik Ujian Nasional akhirnya mereda setelah ditetapkan bahwa Ujian Nasional akan tetap dilaksanakan sebagai dasar kelulusan peserta didik. Kita wajib bersyukur atas keputusan ini sehingga para pihak bisa konsentrasi dan fokus melaksanakan tugasnya masing masing, Pemerintah selaku Pemangku Kepentingan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga proses pembelajaran dapat berjalan sebagaimana mestinya di satu pihak, dan dilain pihak dapat salin bersinerji untuk mencapai Standar Nasional pendidikan yang hingga kini masih belum terselesaikan.

Friday, January 29, 2016

Berencana Berusaha


Anda PNS pegawai rendahan atau pejabat atau bos di suatu perusahaan dan bukan pemilik perusahaan ? Berapapun besar gaji anda jangan dulu berpuas diri sebelum menjawab pertanyaan, apakah penghasilan kita sudah berfungsi sosial, Bila kita bukan termasuk orang kaya maka jawabannya belum, karena hanya orang kaya saja yang memiliki kemampuan untuk memberi dan berbagi. Bila gaji kita hanya pas pasan maka kita akan kwsulitan untuk berbagi. Maka untuk menjadi orang yang memiliki kemampuan berbagi adalah orang yang memiliki usaha atau perusahaan yang mampu mempekerjakan banyak orang, dan banyak pula yang menggantungkan dirinya kepada anda, karena karyawan anda tentunya punya isteri, suami anak dan lain lain yang menjadi tanggung jawabnya. Dan dengan demikian anda akan hidup lebih mulia, karena tangan di atas lebih mulia dari tangan di bawah. Sayang sekali bila peluang untuk hidup lebih mulia tidak dimanfaatkan.



Sunday, January 10, 2016

Modal Yang Paling Penting itu Bukan Uang Tetapi Keyakinan

Banyak orang yang keliru, mereka mengira bahwa modal berusaha itu adalah uang, ternyata keliru, bahwa modal yang paling penting ternyata adalah keyakinan, karena berapapun jumlah uang kita untuk buka usaha jika tidak memiliki keyakinan akan berhasil, maka jangan berharap kita akan berhasil, sekali lagi berapapun jumlah uang yang kita punya itu akan habis dan kitapun tak berhasil. Bila kita memiliki keyakinan yang full maka berarti kita juga memiliki suiatu kekuatan besar untuk bekerja, sedangkan orang yang tiudak memiliki keyakinan yang full maka motiovasi kerja diyakini sangat kecil.
Usaha ktu biasanya adalah menjual produk, maka bila kita memiliki keyakinan  yang full, maka berarti kita sekalipun tidak memiliki produk sendiri karena tidak memiliki modal untuk membuat produk, tetapi kita masih memiliki peluang besar dalam berusaha karena kita masih bisa melakukan usaha untuk menjual produk orang lain karena dalam berusaha prakteknya yang  paling banyak adalah menjualkan produk orang lain.memang berbisnis itu tidak harus menjual produk sendiri. Untuk itu maka modal yang paling utama adalah keyakinan yang full.



Berkawan Dengan Orang Kaya.

Saturday, November 21, 2015

Jangan Jadi karyawan Selamanya

Bagi sebagai pegawai baik pegawai negeri maupun swasta, maka pensiun itu adalah sesuatu yang pada saatnya pasti datang,  apakah kita akan pensiun pada saat seperti lazimnya, karena dinilai sudah uzur  dan tak produktif lagi atau kita pensiun sebelum waktunya dengan suatu alasan, karena  pengurangan karyawan, atau setidak tidaknya nonjob yang sebelumnya kita adalah sebagai pejabat penting di mana kita bekerja, oleh karena berbagai alasan yang bisa saja muncul dan terjadi. Dan bagi seorang karyawan hal itu hendaklah sejak awal harus kita antisipasi, begitu kita diangkat sebagai PNS atau karyawana swasta, maka begitu juga kita mempersiapkan diri untuk memasuki masa pensiun, termasuk pensiun dini karena suatu sebab dan keadaan yang memaksa atau kehendak sendiri dengan berbagai alasan. Pensiun Itu Pasti.

Mengantisipasi datangnya masa pensiun bagi seorang PNS atau Karyawan swasta adalah sesatu yang  niscaya, terlepas kapan pensiun itu akan datangnya. Yang jelas masa pensiun itu adalah masa penghasilan berkurang, dan masa pensiun ini akan lebih menyesakkan manakala pada saatnya masuk masa pensiun ternyata sejumlah pengeluaran yang relatif besar masih harus kita lakukan, seperti menyelesaikan pendidikan anak, menikahkan anak atau mencarikan anak pekerjaan untuk memiliki penghasilan tetap.

Cara mengantisipasinya antara lain adalah, pertama memiliki badan yang sehat, kedua memiliki ("sejumlah")  keterampilan yang dapat kita jadikan untuk mencari uang, jangan boros dan selalu menambahkan uang cadangan (4) selalu belajar dan belajar, binalah pertemanan dengan orang orang yang sukses mandiri, (6) pupuk selalu semnagat untuk hidup mandiri, jangan sampai padam. Tentu banyak lainnya, tetapi ini dianggap standar sebagai antisipasi.

1. Memiliki Badan yang sehat