Tuesday, February 10, 2015

Gaji PNS DKI Menggiurkan ..? Tak Masalah.

Walaupun gaji PNS Jakarta dan mungkin pada saatnya menyusul Provinsi yang lain dengan menerapkan sistem gaji dinamis sangat menggiurkan, tetapi tidaklah membuat upaya Ikatan Pensiunan Pendidik Provinsi Lampung surut dari tekadnya untuk mengkampanyekan hidup berniaga bagi generasi yang akan datang, karena peluang masyarakat untuk sejahtera dengan menjadi PNS sangatlah kecilnya, sementara peluang untuk hidup sejahtera dengan berniaga sangat terbuka bagi siapa saja serta tingkatan pendidikan apa saja. 
Kita semua berhak untuk hidup sejahtera sekalipun gaji PNS DKI Jakarta dan PNS Provinsi lainnya  demikian menggiurkan, tetapi tetap saja peluang terbesar bagi masyarakat luas adalah berniaga. Dalam sejarah Kerasulan memang ada beberapa orang Rasul yang kayaraya, ada yang kayaraya karena Beliau adalah Seorang Raja, yaitu Nabi Sulaiman, ada yang kayaraya karena sebagai Perdana Menteri, beliau adalah Nabi Yusuf, dan ini yang paling menarik bagi kita semua seorang Rasul yang yang kayaraya, Karena Beliau Berniaga, Beliau adalah adalah Nabi Muhammad SAW, nabi akhir zaman. Pekuang untuk menjadi Raja dan Perdana Menteri tentu sangatlah kecil, sementara sejahtera dengan berniaga sangat terbuka luas.



Siapapun kita juga memiliki peluang hidup sejahtera dengan berniaga. tidak memiliki modal bukan alasan untuk tidak bisa berniaga, karena kita dapat menjajakan produk orang lain dan kita dapat mengambil keuntungan dari produk yang laku, tampa resiko, apalagi barang yang tak laku dapat kita kembalikan ke pemiliknya.

Nabi Muhammad SAW adalah contoh konkrit sebagai peniaga yang sama sekali tidak memiliki modal dana. Beliau bekerja pada orang lain, tetapi bermodalkan kepintaran mendagangkan jualan orang lain dan ternyata sangat larisnya, sehingga menimbulkan kepercayaan pemilik modal kepadanya. Modal kepercayaan adalah uang yang berlaku dimanapun dan kapanpun serta siapapun.

Jadi janganlah menjadi gelap mata dengan besarnya gaji PNS yang akan datang, karena peluang untuk menjadi PNS juga sangatlah kecilnya. Dan janganlah menyianyiakan peluang yang lebih besar, yaitu berniaga. 

No comments:

Post a Comment